Studi Kasus (2/9): SMS/WhatsApp Blast untuk Lembaga Kesehatan

Ketika ingin berobat atau berkonsultasi di suatu lembaga kesehatan, kita akan terlebih dahulu berhadapan dengan nomor antrean dan layanan administrasi. Tingkatkan kualitas layanan menggunakan SMS/WhatsApp Blast seperti pada contoh berikut ini.

1. Kontrol Rutin

Lembaga kesehatan dapat memberikan fasilitas pengiriman jadwal dokter spesialis kepada pasien yang ingin berobat.

Setelah pasien melakukan rawat inap ataupun operasi, lembaga kesehatan dapat mengirimkan pesan pengingat ataupun follow up terkait jadwal kontrol rutin, hasil dari pelaksanaan kontrol, dan sebagainya.

2. Pengiriman Informasi Mengenai Jadwal Dokter

Hal ini akan mempermudah pasien dalam mengatur jadwal ketika ingin berobat, terutama jika rumah sakit ataupun lembaga kesehatan lainnya berlokasi cukup jauh dari rumah pasien.

3. Informasi Mengenai Perubahan Jadwal Dokter

Walaupun sudah memiliki jadwal yang tetap, terkadang dokter memiliki urgensi lain yang perlu diprioritaskan terlebih dahulu. Lembaga kesehatan dapat memberikan informasi mengenai perubahan jadwal dokter kepada pasien agar pasien dapat mengatur jadwal konsultasi dengan lebih mudah.

4. Pengiriman Pesan Mengenai Informasi Kontrol

Informasi ini dapat dikirimkan pada hari H konsultasi atau berobat. Hal ini akan memudahkan pasien ketika datang ke rumah sakit. Informasi yang dapat disampaikan berupa: nama dokter, letak ruangan, jam konsultasi, dan sebagainya.

5. Informasi Pembayaran

Informasi pembayaran dapat dikirimkan melalui WhatsApp ketika pasien sedang melakukan rawat inap. Hal ini akan mempermudah keluarga pasien dalam melakukan pembayaran di meja administrasi serta mempercepat proses antrean.